FILSAFAT

Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher

Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher

Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher (1768-1834). Tokoh ini lahir pada tanggal 21 November 1768 di Breslau, Silesia yang sekarang masuk wilayah Polandia. Tokoh yang dibesarkan dalam keluarga Protestan ini sudah dipersiapkan untuk memimpin jemaat. Orangtuanya memberinya pendidikan yang baik, dan dia sendiri menunjukkan bakat yang khusus sebagai pengkotbah, sehingga dikirim ke sebuah seminari di Barby/Elbe.

Di sana Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher berkenalan dengan kepustakaan ilmiah dan filosofis serta roman-roman non-religius, antara lain yang ditulis oleh Goethe, sehingga ia mulai bimbang untuk menjadi pengkotbah atau ilmuwan. Diapun memutuskan untuk studi filsafat, teologi, dan filologi di Universitas Halle, dan di situ dia untuk pertama kalinya membaca filsafat kritis Kant.

Di Berlin, Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher berkenalan dengan kalangan cendikiawan dan sastrawan Romantik, seperti keluarga von Humboldt, Rahel Varnhagen, Dorothea Veit dan khususnya filsuf Friedrich Schlegel yang mendorongnya untuk menerjemahkan dialog-dialog Plato. Pengaruh Romantisme inilah yang membawa minatnya pada hermeneutik. Romantisme adalah gerakan yang kritis terhadap Pencerahan abad ke-18.

Para pemikirnya melihat kemajuan-kemajuan peradaban kapitalis industrial Eropa saat itu sebagai bahaya dan kemerosotan bagi manusia, maka alih-alih gandrung dengan industri, sains, dan teknologi, mereka mencoba menggali kembali kebijaksanaan kuno dalam tradisi, agama, mitos untuk menemukan maknanya bagi masa kini, dan terutama menemukan perasaan- perasaan sebagai kekuatan manusiawi yang amat penting.

Ada beberapa jenis romantisme, namun semuanya sama dalam hal kerinduan mereka akan “keseluruhan organis” yang hilang oleh modernisasi. Schleiermacher secara mendalam dipengamhi Romantisme. Pandangannya yang sangat diperhitungkan dalam filsafat agama dapat dikembalikan pada pengaruh aliran ini.

Di masa itu cukup dominan pandangan Kant yang menyempitkan agama pada moralitas dan Hegel yang menyaring agama menjadi rasionalitas belaka. Berbeda dari kedua tokoh ini, Schleiermacher berpandangan bahwa hakikat agama adalah “perasaan ketergantungan mutlak” di hadapan alam semesta. Iman religius tak lain daripada memandang dan merasakan alam semesta. Simbol-simbol atau ritus-ritus dalam agama tak lain adalah ungkapan “perasaan religius” tersebut.

Biografi Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher lebih dikenal sebagai teolog dan pengkotbah daripada sebagai filsuf. Meski demikian, kesibukannya dengan hermeneutik mewarnai karier intelektualnya sejak dia mengajar di Halle pada tahun 1805 sampai pada hari kematiannya. Tulisan-tulisannya tentang hermeneutik tersebar dalam sketsa-sketsa, aforisme-aforisme dan catatan-cacatan kuliah.

Orang bahkan dapat menilai bahwaSchleiermacher sebenarnya sangat enggan menerbitkan karya- karyanya, karena dia seorang hermeneutikus sejati yang tidak pernah puas dengan isi tulisan-tulisannya sendiri. Begitu sebuah tulisan dihasilkan, ia tidak lagi mencerminkan maksud penulisnya. “Menurut asas terakhirnya, demikian tulisnya suatu kali, “memahami adalah sebuah tugas yang tidak pernah berkesudahan.

Tulisan-tulisan pendiri hermeneutik Romantik ini dikumpulkannya dalam apa yang disebut Kompendium von 1819 yang digunakannya sebagai dasar kuliah-kuliahnya ketika mengajar teologi Protestan di Universitas Berlin antara 1810 dan 1834. Seorang mahasiswanya, Friedrich Lücke, mengumpulkan manuskrip-manuskripnya dan pada 1838 menerbitkan kumpulan itu dengan judul Hermeneutik und Kritik mit besonderer Beziehung auf das Neue Testament (Hermeneutik dan Kritik dengan Hubungan Khusus dengan Perjanjian Baru).

Lewat terbitan Lucke itulah hermeneutik Schleiermacher dikenal luas. Manuskrip-manuskrip tersebut mencerminkan bagaimana Schleiermacher memusatkan diri pada subyektivitas penulis dan kurang pada gramatik, sehingga kemudian dikritik oleh tokoh hermeneutik kontemporer, Hans-Georg Gadamer, sebagai psikologistis.. Di tahun 50- an Heinz Kimmerlc menemukan motif berbeda dalam manuskrip-manuskrip Schleiermacher awal. Schleiermacher muda mengembangkan hermeneutik yang berpusar pada bahasa sebelum akhirnya dia menjadi psikologistis.”

Schleiermacher meninggal dunia di Berlin pada tanggal 6 Februari 1834.

Catatan: tulisan ini diambil dari karya F. Budi Hardiman. Dan pembelian buku filsafat dapat di instagram infobuku.co atau WA 085725899372 dengan Klik bit.ly/2HCJEe0

Related posts

Filsafat Plato

admin

Pengantar Filosofis Teras: Bahagia ala Stoa

admin

Riwayat Hidup Nietzsche dan karya-karyanya

admin

Leave a Comment